Pengertian, Ciri, dan Sifat Almunium

Pengertian, Ciri, dan Sifat Almunium
Almunium ialah senyawa kimia yang namanya diambil dari bahasa latin merupakan alum atau alumen, yang berarti ‘bitter salt’ alias garam pahit. Benda berbahan almunium tertua di dunia merupakan sebuah tombak milik Chou-Chou, seorang pemimpin perang yang hidup pada anad ke-3 di Cina. Tombak ini terbuat dari 85% almunium murni. Bagaimana dapat almunium diolah menjadi sebuah tombak masih ialah misteri sampai sekarang karena pada masa itu, masih belum ada teknologi yang cukup canggih untuk mengolah almunium.

Harga pemasangan ACP

Pada tahun 1700-an, mulai ada pengembangan dengan bukti penelitian yang menampilkan bahwa almunium oksida mempunyai kandungan logam. Seorang peneliti bernama Humphry Davy mencoba menerapkan aliran listrik untuk mengekstrak sodium dan potasium dari oksida, tetapi sistem ini tidak sukses melepaskan kandungan almunium dari oksida.

Pada tahun 1825, seorang warga negara Jerman bernama Hans Christian Oersted sukses mengekstrakkan almunium dengan memanaskan almunium klorida menerapkan potasium. Sedangkan demikian, almunium yang dihasilkannya masih belum murni. Dia kemudian menemui seorang pakar kimia bernama Friedrich Wohler dan pada tahun 1827 dia sukses mengekstrakkan almunium murni menerapkan sodium.

Pengertian Almunium

Almunium ialah salah satu macam logam yang terdapat pada kerak bumi. Sedangkan jumlahnya cukup banyak, almunium jarang ditemukan dalam format aslinya. Lazimnya, almunium terdapat dalam batuan sejenis bauxite dan cryolite. Beberapa besar almunium yang dipakai dalam progres industri diekstraksi via progres bernama Hall-Heroult. Dalam progres ini, almunium oksida dihilangkan dari cryolite yang sudah dilelehkan kemudian dialiri listrik untuk mengubahnya menjadi almunium natural.

Ciri Almunium

Almunium mempunyai warna putih keperakan dan cukup ringan sebagai sebuah logam. Tekstur almunium cukup lunak dan gampang disusun serta diproses. Almunium juga tak berbisa dan ialah konduktor panas yang bagus, serta bendung kepada korosi dan perubahan temperatur. Inilah yang membikin almunium banyak dipakai dalam progres industri mulai dari produksi kaleng, foil, perlengkapan memasak, kusen jendela, sampai komponen dari pesawat terbang.

Sebab sifat dasar almunium yang tak terlalu kuat, lazimnya dikerjakan pencampuran dengan bahan lain untuk mendapat sifat yang diinginkan. Hasil dari pencampuran ini disebut dengan almunium alloy, dan bahan campuran yang paling awam dipakai merupakan tembaga, mangan, magnesium, dan silikon. Kecuali dipakai sebagai bahan baku utama industri, almunium juga banyak dimanfaatkan sebagai pelapis benda-benda seperti cermin teleskop, kertas dekoratif, kemasan makanan dan barang, serta mainan.

Sifat Almunium

Almunium mempunyai sebagian sifatyang berbeda dengan logam kebanyakan, umpamanya saja berbeban ringan, bendung korosi, serta tak beracum sehingga aman padahal dipakai untuk bahan pembuat perlengkapan memasak seperti penggorengan dan panci. Sifat almunium ini juga sering kali dipakai sebagai kemasan makanan seperti almunium foil.

Almunium juga mempunyai kekuatan hantar yang lebih besar dari tembaga, sebab itu almunium dipakai sebagai kabel tiang listrik. Percampuran almunium dengan logam lainnya dapat menjadikan macam leogam baru yang lebih kuat, umpamanya saja duralium yang ialah campuran dari almunium, tembaga, dan magnesium.

Almunium ada yang berbentuk padat dan umum dipakai untuk benda-benda keras, dan ada pula yang berbentuk butiran, seperti almunium hidroksida dan almunium klorida. Almunium klorida malahan dapat diwujudkan campuran obat untuk menekan asam lambung bernama antasida. Karena, almunium klorida mempunyai sifat meresap asam. Beragam format almunium dipasarkan secara bebas bagus dalam format mentah ataupun sesudah dioalah menjadi benda-benda fungsional.

 

 

Berita terkait : Peralatan safety