Bijaklah dalam Mempertimbangkan Souvenir Nikah

Bijaklah dalam Mempertimbangkan Souvenir Nikah
“Rul… Souvenir gue, buat loe nih!!” tukas Ndaru terhadap Rully yang sama sama sahabat penulis sesaat mereka mendapatkan souvenir saat menghadiri acara resepsi pernikahan seorang teman bernama Kiki di kota Bogor bulan kemarin. Bagus Ndaru yang menganut agama nasrani ataupun Rully yang muslim, keduanya yakni eks pegiat organisasi kepemudaan di Bogor dan mereka telah aku anggap sebagai keluarga sendiri.

Baca : Souvenir kantor

Sebentuk penolakan halus yang di lakukan Ndaru saat mendapatkan Souvenir nikah berbentuk tasbih (alat yang umum diaplikasikan untuk wirid bagi orang muslim) bukan tanpa alasan. Dia mengerti betul bahwa cendera mata hal yang demikian tak akan terpakai. Langsung dengan bersikap demikian, apakah Ndaru keliru? Berdasarkan hemat penulis, perbuatan Ndaru menyerahkan Souvenir terhadap Rully kala itu telah amat pas, daripada dia terima lalu dibuang, bahkan ujung ujungnya mubajir bukan?

Coba hitung, kaprah kaprah berapa banyak kasus diatas terjadi di masyarakat kita. Dimana seorang pasangan nikah saat memastikan cendera mata untuk dibagikan terhadap para tetamu undangan, sebelumnya tak memperhitungkan fungsi dan kandungan manfaat dari barang itu sendiri. Sehingga, barang yang dibeli dengan harga mahal dan mendapatkannya dengan sulit payah semestinya usai di tong sampah.

Untuk meminimalisir kejadian yang sama serta menjauhi tindakan mubajir dan souvenir yang kita bagikan tampak lebih menarik, barangkali kiat kiat dibawah ini dapat menolong teman kompasiana dalam memastikan Souvenir nikah:

Terkait : Pulpen promosi

Pertama, bila anda tak mempunyai dana lebih untuk pengadaan souvenir mewah, langkah yang semestinya dikerjakan supaya tak mubajir yakni dengan memilih souvenir berharga murah tetapi tak murahan. Kita jangan terjebak dalam memilih Souvenir. Souvenir yang beredar di pasaran itu ada souvenir yang tampaknya murah dan berkhasiat, tetapi mempunyai kwalitas yang buruk sehingga pesat rusak. Banyak juga souvenir murah dan tak punya manfaat. Bila ini semestinya kita hindari. Contohnya rekomendasi penulis, pilihlah souvenir yang harganya murah tetapi punya keunikan tersendiri dan berkwalitas nomor satu di kelasnya.

Kedua, Banyak ditemukan souvenir yang kita temukan sepulang menghadiri acara nikah cuma untuk di pajang. Ini terbilang mubajir dan akan jauh lebih bagus bila kita memilih souvenir pernikahan yang antik dan mempunyai kegunaan. Semisal seperti kipas, gelas, dompet atau buku catatan. Souvenir hal yang demikian kecuali bermanfaat untuk diaplikasikan sehari hari, juga dapat diaplikasikan sebagai hiasan.

Ketiga, tak dilalaikan bila dipesta pernikahan yang kita langsungkan akan melibatkan tetamu dari bermacam-macam keyakinan. Para tetamu yang hadir di acara nikah yakni orang orang yang dengan ikhlas serta penuh menyenangi cita memberikan doa ridho bagi kedua mempelai. Hormati dan hargai mereka dengan tak membagikan souvenir yang mengandung elemen elemen agama didalamnya.

Kalaupun ingin melaksanakan hal itu, sediakanlah dua tipe souvenir yang berbeda. Semakin yang satu souvenir lazim dan satunya lagi khusus buat penganut agama tertentu, walau dalam cara kerjanya akan susah, sebab tak mungkin kita menanyakan satu persatu apa agama mereka. Jalan tengahnya yakni pilihlah souvenir yang bersifat universal.

Ke Empat, Jumlah souvenir yang kita sediakan tentu saja tergantung pada jumlah undangan. Contohnya banyak undangan, karenanya souvenir yang semestinya kita siapkan juga semestinya banyak. Dititik ini, supaya tak mubajir, karenanya kita bisa menyiasati dengan sebagian alternative demi penghematan. Semakin yang menerima souvenir cukup dari undangan perempuan atau cuma kerabat dekat. Sehingga kita dapat memastikan berapa souvenir yang semestinya disiapkan, tak terlalu banyak tetapi juga tak kurang. Sesuaikan dengan jumlah undangan.

Terakhir, kita punya kebebasan untuk berkreasi menyesuaikan souvenir dengan tema pesta pernikahan. dengan memilih bulan Agustus sebagai bulan pernikahan, souvenir yang kita sediakan bernuansa merah putih. Atau menyesuaikan dengan adat tertentu, sehingga souvenir kita matching dengan acaranya..

kiat simpel yang dapat aku bagikan, semoga keberadaannya bisa memberi manfaat untuk teman sekaligus

 

 

Baca juga : Souvenir pulpen